Jika ada file yang tak dapat didownload, tolong email kami di: alfalah77@gmail.com
Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 September 2010

Buku La Tahzan (Jangan Bersedih)


Jangan bersedih karena hidup miskin, karena masih banyak orang di sekitar Anda yang hidup sulit dililit hutang!
Jangan bersedih karena tak punya mobil, sebab masih banyak orang di sekitar Anda yang untuk berjalan pun sulit karena kakinya buntung.
Jangan bersedih karena suatu penyakit, karena masih banyak orang selain Anda yang mungkin telah bertahun-tahun tergolek lemas di atas ranjang.
Jangan bersedih karena kehilangan seorang anak, sebab Anda bukan satu-satunya orang yang kehilangan anaknya.
Jangan bersedih, bila Anda memang seorang muslim yang beriman kepada Allah, para rasul-Nya, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, Hari Kiamat dan qadha' serta qadar yang baik dan yang buruk! Karena, masih banyak orang kafir yang mengingkari Allah, mendustakan rasul-rasul-Nya, memutarbalikkan makna al-Qur'an, dan tak mempercayai Hari Kiamat, serta ingkar terhadap qadha' dan qadar.
Jangan bersedih! Kalau memang Anda tak sengaja telah berbuat dosa, cepatlah bertobat; kalau Anda telah melakukan kejahatan, mintalah ampunan-Nya; dan kalau Anda telah melakukan satu kesalahan, perbaikilah kesalahan itu. Bagaimanapun, rahmat dan kasih sayang Allah itu tak terhingga luasnya, pintu ampunan-Nya selalu terbuka dan ampunan-Nyasenantiasa melimpah ruah.

Nah bagi sobat blogger yang ingin mendownload ebook La Tahzan silahkan klik link dibawah ini.






Sabtu, 28 Agustus 2010

Novel Bidadari Untuk Ikhawan


“Hai anak muda, kami tidak ingin ada orang yang mengajarkan anak-anak kami tentang bagaimana mengenal Tuhan, sedangkan dia sendiri tidak mengenal-Nya. Kami ingin anak-anak kami dididik oleh orang-orang yang memang mengerti tentang Tuhan. Tidak takut akan ancaman manusia, tetapi dia lebih menakuti ancaman-ancaman Tuhannya. Sehingga anak-anak kami nantinya, menjadi seorang pemberani dalam hidup. Dan termasuk dari golongan orang-orang yang shaleh.” Si bos preman itu memandangi aku, layaknya berharap kepadaku, berharap tentang ajaran kebenaran. Berharap akan datangnya cahaya keiIlahian. Setelah itu Si bos berkata, “Khalid, jangan kamu kira bahwa kami tidak perduli dengan masa depan anak-anak kami! Kami berpenampilan seperti ini, karena kami ingin melindungi daerah ini, dari preman-preman yang lain! Dengan seperti ini kami lebih leluasa untuk bergerak.”

Aku tersenyum saat Si bos preman itu menatap tajam penuh makna, penuh pengharapan dari orang yang menginginkan kebenaran. “Insya Allah, saya akan mendidik anak-anak dilingkungan sini dengan ilmu yang pernah saya dapatkan! Saya hanya menginginkan keridhoan Allah saja dalam berjuang, bukan yang lainnya.” Ucapku.

“Terima kasih, Khalid! Dan jika kamu butuh apa-apa silakan panggil kami.” Ucap Si bos preman sambil akan beranjak pergi.

Saat dia akan beranjak pergi, serta merta pun aku langsung memanggil Si bos, “maaf, saya belum tahu nama Abang!”

Si bos preman membalikkan tubuhnya menghadap aku, dia tersenyum sambil menjawab, “Panggil aku, Jamal! Sampai jumpa Khalid!”.

Nah sobat blogger, itulah sedikit cuplikan Novel “Bidadari untuk Ikhwan”. Novel yang ditulis oleh Blackrock1 (nama pena dari Fajar Agustanto) ini berisi tentang pergulatan seorang mahasiswa yang berdakwah syiar Islam di perkampungan kumuh. Di sela-sela dakwahnya tanpa disangka-sangka ia menemukan “bidadari” yang kelak menjadi isterinya. Bagi sobat blogger yang ingin membacanya lebih lanjut, langsung saja download di link berikut ini.





Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...