Jika ada file yang tak dapat didownload, tolong email kami di: alfalah77@gmail.com

Senin, 27 Desember 2010

Indoleaks.org dan karena informasi adalah hak asasi

Mengikuti jejak Wikileaks.org, anak Indonesia pun membuat situs pembocor rahasia negara. Versi Indonesianya bernama Indoleaks.Net. Situs ini membeberkan sejumlah dokumen rahasia negara, diantaranya hasil visum korban G 30 S/PKI, Hasil Audit Lapindo, Hasil Audit BPK atas Bank Century dan dialog antara Presiden RI Soeharto dan Presiden AS, Gerald R Ford. Situs Indoleaks.Net mulai muncul di dunia maya sejak Kamis (9/12) lalu. Situs itu sempat mengalami perpindahan server, dari domain .org menjadi .net. Indoleaks.Org sendiri dibuat pada Selasa (7/12) namun sempat tak bisa diakses dan akhirnya pindah ke Indoleaks.Net.


Situs dengan IP Adress 74.220.215.92 ini memuat sekitar 26 dokumen yang selama ini tak terpublikasi oleh media. Misalnya saja dokumen tentang hasil visum korban G 30 S/PKI.
Selain itu, situs itu juga memuat dialog rahasia antara Presiden Soeharto dan Presiden AS, Gerald R Ford pada tahun 1975 di Maryland, AS.


Bocoran yang terbaru yang dipublikasikan, Rabu (14/12) pukul 04.00 WITA adalah sejumlah dokumen hasil pemeriksaan badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Bank Century.
Situs ini tak berdiri sendiri. Indoleaks pun membuka sejumlah account di beberapa situs pertemanan, seperti Facebook.com/Indoleaks, twitter.Com/Indoleaks. Namun dokumen-dokumen itu tak dipublikasi melalui jejaring sosial tersebut, melainkan melalui jasa http://www.slideshare.net/.


Dokumen bisa langsung diakses oleh siapa saja dengan membuka http://www.slideshare.net/indoleaks.
Untuk mengambil sejumlah dokumen itu, pengunjung harus terdaftar di Slideshare.Net. Anonim
Berbeda dengan Wikileaks.Com yang dengan jelas menyebut nama pemrakarsanya, yakni Julian Assange, situ Indoleaks.Net malah menyembunyikan identitasnya. Hanya disebutkan, jika Indoleaks tersebut bertujuan untuk menyajikan informasi sebagai jawaban kebuntuan informasi di Indonesia.


“Terutama informasi yang berpeluang menjadi bumerang bagi penguasa, politisi dan kaum jahat lainnya di Indonesia. Indoleaks berusaha memilah dan memilih dokumen yang seharusnya diketahui publik, dari ratusan koleksi Indoleaks,” ujar pengelola Indoleaks.Net dalam situsnya.


Disebutkan pula, Indoleaks.Net akan memberikan informasi-informasi yang menjadi hak masyarakat yang selama ini mengalami kebuntuan. “Bagi kami, diamnya orang tertindas, lebih hina dari penindas itu sendiri. Mari kita bersuara. Mendobrak kebuntuan informasi,” ujarnya lagi.
Pengelola Indoleaks.Net juga menyebutkan sejumlah kriteria penerbitan dokumen negara itu, diantaranya dokumen itu adalah orisinil bukan opini, sumbernya anonim dan memiliki kepentingan publik.


Informasi Alternatif
Munculnya informasi-informasi yang bersifat rahasia di internet merupakan bentuk dari konvergensi media. Dan hal itu memiliki dampak positif bagi masyarakat sebab terdapat alternatif informasi yang bisa didapatkan.
Masyarakat gemar mencari informasi-informasi yang baru, apalagi kalau bersifat rahasia.
Hadirnya indoleaks.Net, dinilai sebagai dissenting opinion, atau opini alternatif yang bisa diakses oleh masyarakat. Fenomena itu  cukup positif bagi masyarakat, sebab itu berarti semakin terbukanya informasi sepanjang seusai dengan fakta yang terjadi. Sejauh pembocoran dokumen-dokumen itu tidak didasari motif-motif tertentu, utamanya motif politik, maka dampaknya masih positif bagi masyarakat.

Di sisi lain peredaran website yang membuka berbagai dokumen rahasia negara kepada publik itu masuk dalam kategori melanggar hukum, dimana dalam pasal 17 UU No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, terdapat 10 pasal yang melarang dibukanya rahasia negara.


Perkembangan teknologi informasi saat ini yang begitu pesat, menjadi konsekuensi yang harus diterima. Informasi dapat masuk ke ruang tertentu walau pun tertutup. Hal ini disebabkan kemampuan orang untuk memilikinya, dan juga ditentukan oleh niat baik atau tidak. Bermanfaat atau tidak.


IT  (teknologi informasi) hanya sekedar memudahkan, tapi juga kita harus patuh pada aturan yang tidak seharusnya disampaikan kepada publik atau negara. Jika informasi tersebut tidak merugikan maka sah-sah saja, sehingga masyarakat tidak terkungkung oleh suatu sistem yang begitu lama dibuat oleh pemerintah. Rahasia negara punya batas waktu, kalau sudah lewat bisa dibuka.

Isu lain
Seperti  biasanya jika ada satu isu panas yang muncul maka akan menutupi isu hangat yang sementara dikonsumsi oleh masyarakat. Sejumlah pakar komunikasi politik berpendapat bahwa dibukanya dokumen negara yang bersifat rahasia semacam indoleaks.org hanya merupakan salah satu trik pengalihan isu yang sedang hangat yakni, persoalan SBY dengan keistimewaan Yogyakarta. Karena berita bola tak bisa menutupi isu tersebut, sehingga di munculkan sebuah peralihan isu yang lebih besar. Namun pendapat ini tampaknya tidak sepenuhnya benar: bukankah informasi yang ada di indoleaks.org juga berisi tentang kasus Bank Century yang ditengarai  melibatkan sejumlah petinggi  di negara ini dan dana Bank Century yang bermasalah tersebut konon mengalir ke satu partai tertentu yang tengah berkuasa?  Wallahu a’lamu bisshawab.

sumber:  indoleaks.org  dan berbagai sumber.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...